Majelis Ulama Indonesia kembali membuat keputusan yang membuat kontroversi. setelah sebelumnya identik dengan nasehat agama, Kali ini yang menjadi sasaran adalah para pecinta jejaring sosial Facebook. Alasan utama dari peng haraman facebook adalah jejaring sosial ini bisa menjadi alat untuk mendekatkan diri dari zina dan mengundang kemaksiatan.
cukup rasional memang alasan dari MUI tersebut jika di lihat dari satu sisi negatif saja. begitu kontroversial kah FB sehingga MUI perlu untuk mengharamkanya?Berikut ulasan dari dua sisi yang berbeda.
FB bisa untuk menambah teman dan alat komunikasi yang murah meriah. sebagai media hiburan penghilang penat setelah sibuk bekerja seharian. penuh dengan rutinitas padat hilang dengan facebook.
Bahkan ngaji pun bisa jadi dosa jika kita lupa kewajiban mencari hal dunia (maisyah). sekarang tergantung dari kita bagaimana menyikapi fatwa MUI ini. haram dan halal tergantung bagaiomana kita menggunakanya..
Filed under: news | 2 Comments
Tags: facebook



Ketok e MUI Pusat Blm Ngeluarin fatwa deh. Sak ngerti ku sek mengeluarkan Fatwa kui MUI daerah di jawa timur, tapi tepat nya daerah mana Lupa hehehehehe
walah…
aneh-aneh ae…
seng penting be your self n be a man ae
heheheheehe..