
pernah hati ini di persimpangan waktu, mengeluh, merintih, mengadu, pernah terpikir untuk membuang jauh perasaan ini, pernah begitu ikhas melepas wajahmu
ketika ego sedang meraja, ketika hati tanpa sebuah rasa tenang, ingin berlari sejauh mungkin, mencoba melepas bayangmu
ternyata keangkuhan ini tak berlama, ternyata bayang mu begitu berkuasa, menjerat hati yang meronta, meluluhkan semua ego dihati
indah ini tak kan bertahan lama, sampai kita begitu rapuh, sampai nafas kita berhenti, sampai jantung ini enggan berdetak
maafkan aku, maafkan telah menjadi senandung lagu rindu di saat kita begitu jauh, membuat gaduh di saat kau rapuh, bertahalan di sana, bertahan untuk mendampingiku saat tua nanti.