Huntelaar bawa milan ke posisi 2

30 11 2009

Klaas-Jan Huntelaar tampil impresif dengan mencetak sepasang gol, sekaligus membawa AC Milan menang 2-0 atas Catania dalam lanjutan Liga Serie-A di Stadion Angelo Massimo, Minggu (29/11). Dengan hasil ini, Milan sukses menggeser Juventus dari peringkat kedua.

Itu gol pertama dan kedua Huntelaar di Serie-A. Sebelumnya, dia sempat mengecewakan karena mandul dan diisukan akan dijual. Namun, kini dia menjadi pahlawan Milan.

Milan dibuat kesulitan oleh Catania. Sampai 90 menit, tak tercipta gol dan kedudukan masih 0-0. Namun, Huntelaar memecah kebuntuan dan langsung mencetak 2 gol di masa injury time dalam waktu semenit.

Kapten tim, Massimo Ambrosini, langsung membopongnya seusai pertandingan. Demikian juga seluruh pemain dan ofisial tim memberi sambutan hangat kepadanya. Bahkan, Pelatih Milan Leonardo sampai memberi pelukan dua kali kepadanya.

Sementara di boks VIP, Wakil Presiden AC Milan Adriano Galliani lega tak terkira. Setelah 90 menit tegang dan sempat mondar-mandir, dia akhirnya bisa tersenyum dan mengepalkan tangannya.

Sebelum duel, AC Milan berada di peringkat ketiga dengan poin 25. Juventus di peringkat kedua dengan koleksi 27 poin. Maka, Milan sangat berhasrat mengalahkan Catania agar bisa menggeser Juve.

Sejak menit awal Milan langsung tampil menggebrak. Mengandalkan umpan-umpan pendek, Milan langsung menerjang pertahanan Catania. Bahkan, Milan nyaris unggul saat laga baru lima menit berjalan. Mendapat umpan teroboson dari Alaxandre Pato, Clarence Seedorf langsung melepaskan tembakan keras. Sial, bola melebar di sebelah kiri gawang Catania yang dikawal Mariano Andujar.

Milan lebih banyak menyerang dari sektor kanan. Pato dan Seedorf rajin melakukan penetrasi yang kerap merepotkan lini belakang Catania. Pada menit ke-19, Seedorf kembali nyaris merobek gawang Andujar setelah menerima umpan Pato. Sayang, bola yang ditendangnya kembali melebar.

Serangan Milan kemudian mudah dipatahkan Catania. Melihat serangan sayap kanan tumpul, Milan melakukan serangan dari sektor kiri dengan mengandalkan Ronaldinho. Dinho melakukan penetrasi dan umpan-umpan silang yang cukup mengancam. Zambrotta pun sering membantu serangan. Pada menit ke-40, misalnya, Marco Borriello mampu melepaskan tendangan setelah memanfaatkan umpan Zambrotta. Sayang Andujar masih bisa mengamankan bola.

Meski tampil menyerang, Milan gagal mencetak gol. Selama babak pertama Milan mampu menguasai pertandingan sebanyak 75 persen dengan melakukan empat tembakan. Sedangkan Catania hanya melakukan dua tembakan ke gawang.

Pada babak kedua, Milan masih tampil galak. Mereka masih tetap penasaran untuk merobek jala Catania. Duet Pato dan Borriello masih cukup berbahaya. Pada menit ke-50, Pato yang melakukan penetrasi nyaris mengubah kedudukan. Sial, bola yang ditendangnya masih melebar.

Milan menngendurkan serangannya. Mereka memainkan umpan-umpan pendek di sektor tengah guna memancing lini pertahanan Catania naik. Taktik ini pun cukup efektif. Dinho melakukan penetrasi dari sektor tengah. Sayang belum sempat melepaskan tendangan, Dinho terlebih dahulu dijatuhkan pada menit ke-58. Dua menit kemudian, Pato melepaskan tendangan keras. Lagi-lagi Andujar masih mampu menangkis bola.

Meskipun aktif menyerang, Milan masih kesulitan menjebol gawang tuan rumah. Pasalnya, bek-bek Catania tampil disiplin menjaga wilayahnya. Bahkan, Catania lebih tampil percaya diri. Mereka sesekali tampil menyerang dan cukup berbahaya. Pada menit ke-70, berawal dari serangan balik Marco Biagianti melepaskan tendangan. Beruntung, Dida masih mampu mematahkannya.

Namun, Milan langsung bereaksi cepat. Ronaldinho dkk kembali mengendalikan serangan. Mereka pun meningkatkan intensitas serangannya. Pada menit ke-74, Filippo Inzaghi hampir merobek gawang Catania. Sayang, Andurja masih bisa mematahkan tendangannya. Dua menit kemudian, mendapat umpan Antonini, Seedorf langsung melepaskan tembakan. Sial, bola masih melayang di atas mistar Andurja.

Jelang peluit panjang, Pelatih Leonardo memasukkan Klaas-Jan Huntelaar menggantikan Borriello. Tenyata keputusan Leoanardo jitu. Huntelaar berhasil mencetak gol pada menit ke-92. Mendapat umpan Inzaghi, Huntelaar melepaskan tendangan dan bola bersarang di pojok kiri gawang Catania. Gol yang cukup cantik.

Tak lama kemudian, Huntelaar berhasil menggandakan keunggulan. Mendapat umpan dari Inzaghi, ruang tembak Huntelaar tertutup. Dia dengan cerdik membawa bola ke belakang dulu, kemudian melepaskan tendangan lambung yang melewati kepala Andujar. Mustahil bola dijangkau, hingga menusuk tepat di pojok kanan gawang Catania. Milan pun menang 2-0.

Susunan pemain:
Catania: Andujar, Spolli, Silvestre, Alvarez, Bellusci, Carboni, LIama (Izco 61), Biaganti, Mariomoto, Mescara, Martinez
AC Milan: Dida, Silva, Nesta, Zambrotta (Antonini 66), Abate, Ambrosini, Flamini (Huntelaar 84), Borriello (Inzaghi 74), Seedorf, Ronaldinho, Pato

C16-09 di copy dari kompas.com


Actions

Information

One response

15 12 2009
indra1082

penggemar milan nih..😀
Salam BW..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: